Layanan YouTube sempat mengalami gangguan luas yang membuat pengguna kesulitan mengakses berbagai fitur utama. Insiden terjadi pada Kamis malam waktu Amerika Serikat atau Rabu pagi waktu Indonesia. Dalam waktu singkat, laporan gangguan meningkat tajam dan menyebar dari berbagai wilayah.
Berdasarkan data dari situs pelacak layanan DownDetector, hampir 300 ribu laporan tercatat sejak pukul 08.00 WIB. Lonjakan tersebut menunjukkan gangguan terjadi secara serentak, bukan hanya pada wilayah tertentu. Sejumlah pengguna juga melaporkan kendala pada layanan Google secara umum, meski dampaknya paling terasa pada YouTube.
Masalah utama terlihat pada fitur inti platform. Halaman beranda yang biasanya menampilkan rekomendasi video tampak kosong. Feed langganan tidak memuat unggahan terbaru dari kanal yang diikuti. Fitur Shorts juga tidak dapat diakses pada sebagian akun. Baik melalui aplikasi di ponsel maupun versi web di desktop, pengguna menghadapi gejala yang serupa.
Beberapa pengguna menyebut aplikasi tetap terbuka tanpa menampilkan konten. Sebagian lainnya mendapatkan pesan kesalahan saat mencoba memuat ulang halaman. Meski demikian, tidak semua layanan lumpuh sepenuhnya. YouTube TV dilaporkan masih dapat diakses oleh sebagian pengguna. Video yang dibuka melalui tautan langsung atau ditanam di situs lain juga masih bisa diputar melalui browser.
Setelah sejumlah laporan muncul, Google akhirnya memberikan pernyataan resmi melalui forum dukungan. Perusahaan menyatakan telah mengetahui adanya gangguan dan tengah melakukan penyelidikan.
“Kami mengetahui beberapa dari Anda mengalami masalah saat mengakses YouTube saat ini. Tim kami sedang menyelidiki dan akan segera memberikan pembaruan,” tulis Google.
Dalam pembaruan lanjutan, Google mengungkap sumber gangguan berasal dari sistem rekomendasi. Sistem ini menjadi komponen utama dalam cara kerja YouTube. Algoritma rekomendasi bertugas menampilkan video yang relevan berdasarkan riwayat tontonan, preferensi, serta interaksi pengguna.
Ketika sistem tersebut mengalami kendala, video tidak muncul di berbagai bagian layanan, termasuk beranda dan aplikasi turunan seperti YouTube Music serta YouTube Kids. Dampaknya bukan hanya pada personalisasi, tetapi juga pada distribusi konten secara umum.
Dalam praktiknya, mayoritas pengguna mengandalkan rekomendasi beranda untuk menemukan video. Tanpa sistem ini, YouTube kehilangan mekanisme utama dalam menampilkan konten secara otomatis. Itulah sebabnya gangguan pada sistem rekomendasi langsung terasa luas.
Beberapa jam setelah laporan awal, halaman beranda mulai kembali menampilkan konten secara bertahap. Feed langganan juga mulai memuat video terbaru. Meski demikian, Google menyatakan proses pemulihan masih berlangsung dan tim teknis terus memantau sistem untuk memastikan layanan benar benar stabil.
Hingga kini, Google belum merinci penyebab teknis yang memicu gangguan pada sistem rekomendasi tersebut. Tidak dijelaskan apakah masalah berasal dari pembaruan perangkat lunak, gangguan server, atau faktor lain di infrastruktur internal. Jumlah pasti pengguna yang terdampak secara global juga belum diungkapkan.
Lonjakan laporan yang terjadi hampir bersamaan umumnya mengindikasikan gangguan di sisi server pusat. Dalam sistem berskala global seperti YouTube, satu gangguan pada komponen inti dapat berdampak pada jutaan akun dalam waktu singkat.
Insiden ini kembali menegaskan pentingnya infrastruktur digital yang stabil dalam layanan berbasis algoritma. Platform seperti YouTube tidak hanya berfungsi sebagai tempat menonton video, tetapi juga sebagai ekosistem distribusi konten yang bergantung pada sistem otomatis kompleks.
Saat ini, layanan dilaporkan telah kembali normal di sebagian besar wilayah. Google menyatakan akan terus memberikan pembaruan bila ditemukan dampak lanjutan. Pengguna yang masih mengalami kendala disarankan untuk memuat ulang aplikasi atau memperbarui versi terbaru.
Gangguan singkat ini menunjukkan betapa besarnya peran sistem rekomendasi dalam operasional YouTube. Ketika komponen tersebut terganggu, pengalaman pengguna langsung terdampak secara luas dan serentak di berbagai negara.











